sponsor

sponsor

Text Widget

Text Widget

What's Trending in Videoism

Recent Posts

Definition List

Download

Follow us on FaceBook

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Wisata

PENDIDIKAN

Ngopi, Antara Hoby dan Kebutuhan

Pendidikan

Event

Culture

" });

Recent Tube

Profil Kim


PROFIL (KIM) KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT
“ PUNDEN DONAN “ DESA DONAN KECAMATAN PURWOSARI
KABUPATEN BOJONEGORO


Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah suatu lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorentasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.

PENGERTIAN KIM

Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI  No. 08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010
KIM  (Kelompok Informasi Masyarakat) atau kelompok sejenis lainnya adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

DASAR HUKUM
1.   PP No. 38 Tahun 2007
Tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahan daerah provinsi, dan pemerintahan Daerah kabupaten/kota
2.  Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 17 Tahun 2009
Tentang Diseminasi informasi nasional oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, tanggal 17 Maret 2009
3.  Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 08/PER/M.KOMINFO/6/2010
Tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010.
VISI KIM
            Mewujudkan masyarakat yang inovatif, kreatif, tanggap dalam meningkatkan kwalitas dan kwantitas masyarakat melalui informasi dan komunikasi guna mencapai masyarakat informasi yang mandiri.

MISI KIM
1.         Meningkatkan peranan KIM dalam mempermudah informasi antar masyarakat dan pemerintah dengan masyarakat.
2.         Meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengelola informasi utnuk mengatasi keterbelakangan informasi.
3.         Mengembangkan aktifitas KIM dalam mengakses informasi guna meningkatkan kemampuan masyarakat dan menyerap juga menyalurkan aspirasi masyarakat.

TUJUAN DAN SASARAN PEMBINAAN
            a,         Tujuan :
                        1)         Meningkatkan pola pembinaan KIM sebagai wahana pembinaan sumber daya                           manusia.
                        2)         meningkatkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi pembinaan KIM secara                             terpadu dengan instansi masyarakat.
                        3)         meningkatkan peranan KIM sebagai penggerak partisipasi aktif masyarakat                               dalam menyampaikan informasi dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

            b.         Sasaran :
                        1)         Terciptanya pola pembinaan KIM yang berkelanjutan untuk mengembangkan                           sumber daya manusia.
                        2)         Terciptanya koordinasi pembinaan KIM dengan instansi masyarakat.
                        3)         Peranan KIM sebagai penggerak moderator partisipasi masyarakat dalam                                 menyampaikan informasi dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

TUGAS KIM
1.         Mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi.
2.         Memberdayaakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, guna memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi pribadi, kelompok dan masyarakat.
3.         Mewujudkan jaringan informasi dan media komunikasi dua arah, antar kelompok masyarakat dengan pihak pemerintah.

FUNGSI KIM
1.         Sebagai wahana informasi antar anggota KIM, dari KIM kepada pemerintah dan dari pemerintah untuk kim.
2.         Sebagai mitra dialog pemerintah dalam merumuskan informasi untuk kebijakan public.
3.         Meningkatkan literasi anggota KIM dan masyarakat dibidang informasi dan media masa.
4.         Sebagai lembaga yang mempunyai nilai ekonomis.


KEDUDUKAN DAN SIFAT
            Kelompok Informasi masyarakat (KIM) “PUNDEN DONAN berkedudukan di desa Donan kecamatan Purwosari kabupaten Bojonegoro.
            Bersifat mandiri (bebas, tidak terikat dan terkait dengan kepentingan politik apapun dan swadaya.
            Dana operasional kim dan kesejahteraan anggota KIM di peroleh dari kegiatan usaha yang di bangunnya dan lembaga pemerintah tingkat desa.
            KIM memerlukan pengakuan dan pengukuhan dari masyarakat dan lembaga pemerintah dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan propinsi.
            KIM dapat membentuk pusat informasi atau warung informasi sebagai tempat untuk mengetahui perkembangan informasi yang diperlukan oleh masyarakat.
            Sebagai Warung informasi yang memiliki basis data (tulisan tangan atau dengan Tehnologi Informasi)
            KIM dapat mengembangkan diri sebagai Komunitas pengguna atau pengelola layanan informasi yang berbasis Tehnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan layanan jaringan Internet.

LOGO KIM PUNDEN DONAN



DAFTAR NAMA PENGURUS
KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) PUNDEN DONAN
DESA DONAN KECAMATAN PURWOSARI
KABUPATEN BOJONEGORO

Pembina/Pelindung                             : - H. DARMAJI (KADES)
                                                               - SUMANTRI, SE (SEKDES)

Ketua                                                   : DIDIK YUDI SANTOSO

Wakil Ketua                                         : MURSID

Sekretaris                                             : FENI YUSI KUSRENI

Wakil Sekretaris                                   : CHANDRA SAGITA

Bendahara                                            : NYOTO

Wakil Bendahara                                  : EKO WAHYUDI

Bidang-Bidang                         

Bidang Umum dan Organisasi             : - NOVA SUCI LESTARI
                                                                - TOTOK IMAM LAKSONO
                                                                - TEGUH SANTOSO

Bidang Pengelolaan Informasi             : - NAYOKO
                                                                - MARSONO
                                                                - SUSANTO
                                                              

SEKRETARIAT :
KANTOR BALAI DESA DONAN RT. 004 RW. 001 KECAMATAN PURWOSARI
KABUPATEN BOJONEGORO 62161



Facebook : Kim Punden Donan

Twitter : @kimpundendonan

Blog : www.kimpundendonan.blogspot.com

Kebun Terong



TERUNG DONAN 
KECAMATAN PURWOSARI
KABUPATEN BOJONEGORO
 
Pengetahuan
Terung (Solanum melongena) merupakan tanaman setahun berjenis perdu yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 60-90 cm. Daun tanaman ini lebar dan berbentuk telinga. Bunganya berwarna ungu dan merupakan bunga yang sempurna, biasanya terpisah dan terbentuk dalam tandan bunga.

Manfaat
Buah terung sudah sangat dikenal masyarakat dan banyak digunakan sebagai lalap (sayuran segar) atau disayur. Hal ini disebabkan oleh rasa buah terung yang enak dan banyak mengandung vitamin.

Syarat Tumbuh
Terung sangat mudah dibiakkan karena ia dapat hidup di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi sekitar 1.200 m dpl. Namun demikian, tanah itu harus memiliki cukup banyak kandungan bahan organik dan berdrainase baik. Selain itu, pH tanah harus berkisar antara 5-6 agar pertumbuhannya optimal.

Pedoman Budidaya
BENIH DAN PERSEMAIAN Benih terung sebaiknya disemaikan dulu sebelum ditanam pada lahan yang tetap. Pembuatan bedengan dan cara penyemaian terung tidaklah berbeda seperti perlakuan pada tomat. Hanya saja kebutuhan benih terung berbeda dengan benih tomat. Untuk lahan seluas 1 ha, diperlukan 500 g benih terung dengan daya kecambah 75070. Bibit terung berada di persemaian hingga berumur kurang lebih 1,5 bulan atau kira-kira telah berdaun empat helai. Setelah itu bibit terung sudah siap untuk dipindahkan di lahan penanaman.


PENANAMAN Lahan penanaman disiapkan dan diolah terlebih dahulu, kemudian di bentuk bedengan. Bedengan dibuat selebar antara 1,2 – 1,4 cm dan panjang sesuai lahan. Kemudian bedengan dibuatkan lubang tanam masing-masing berjarak sekitar 60 cm. Jarak antarbarisan lubang tanam 70-80 cm. Setiap bedengan memuat dua barisan tanaman. Di antara bedengan, haruslah dibuat parit yang berfungsi sebagai jalan dan pembuangan air saat musim hujan. Hal ini penting dilakukan karena terung tidak tahan genangan air. Selanjutnya setiap lubang tanam diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 0,5-1 kg agar tanah cukup mengandung bahan organik. Setelah lahan disiapkan, sebaiknya bibit yang telah siap tanam dimasukkan secara tegak lurus ke dalam lubang tanam. Kemudian di sekitar lubang tanam disirami air agar tanah cukup lembap, tetapi tidak sampai tergenang.

Pemeliharaan
Setelah tanam, penyiraman dilakukan kembali setiap 3 hari sekali hingga saat berbunga. Ketika masa berbunga, penyiraman dilakukan 2 hari sekali. Namun, apabila penanaman dilakukan pada daerah kering, maka penyiraman dapat dilakukan lebih sering agar tanaman tidak layu kekeringan. Pemupukan pada terung dilakukan tiga kali, yaitu sebagai pupuk dasar, susulan I, dan susulan II. Pupuk dasar diberikan saat tanah mulai diolah, pupuk susulan I diberikan 7 -14 hari sesudah tanam, dan pupuk susulan II diberikan saat tanaman mulai berbunga. Dosis pemupukan bervariasi untuk setiap jenis terung dan jenis tanahnya, lihat pada Tabel berikut.


WAKTU DAN DOSIS PEMUPUKAN TERUNG No Jenis pupuk Total Pupuk Dasar Pupuk susulan I II 1. Pupuk kandang 15 ton 15 ton 2. Urea 300 kg 100 kg 100 kg 100 kg 3. TSP 200 kg 200 kg 4. KCI 200 kg 200 kg Sumber : Rush Hukum, kk.,1990. Pemeliharaan selanjutnya seperti penyiangan dan pendangiran dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan. Namun, bila dirasa perlu, penyiangan dan pendangiran dapat dilakukan lebih sering. Tanaman terung memerlukan penyangga agar cabang lateralnya tidak raboh terkena angin atau hujan. Ajir dapat dibuat dari bambu atau kawat setinggi 60-90 cm.

Hama dan Penyakit

HAMA APHIS (KUTU DAUN) Serangan hama ini ditandai dengan mengerutnya daun karena mengering. Daunnya berwarna kuning. Pemberantasannya umumnya dilakukan dengan Basudin 40 WP dan Bayrusi125 EC. Tungau (Tetranychus) Serangan hama ini ditandai dengan pertumbuhan tanaman terung menjadi abnormal. Daun pucuk atau tunas yang terserang berubah menjadi keriput dan berwarna kuning. Hama ini menyerang daun dan cabang muda dengan cara mengisap cairan dalam jaringan tanaman. Pengendalian serangan dilakukan dengan menggunakan larutan Kalthene 0,2 %, Dimetoate (Rogor, Roxixon) 0,1 % atau larutan Sumithion 1:1.000 (18 cc dalam 15 liter air).

PENYAKIT KARAT DAUN Serangan penyakit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak kuning (blight) dan kanker pada daun maupun -tanaman. Penyebabnya adalah Phomopsis vexans (Sacc & Syd) Harter atau Diaphote vexans Gratz. Penyakit ini sulit diberantas. Untuk itu, sebaiknya pada awal penanaman digunakan Dithane M-45 berkonsentrasi 0,2-0,3 %.

BUSUK AKAR Serangan penyakit ini ditandai dengan warna daun menjadi lebih hijau, lalu menjadi kuning, dan akhirnya mati. Penyebabnya adalah cendawan Yerticilium alboatrum yang menyerang akar dan pembuluh pada jaringan tanaman. Pencegahan serangan selanjutnya dengan menggunakan Dithane M-45 (0,2-0,3 %). Sebenarnya penyakit ini dapat dikendalikan dengan perlakuan tanah, antara lain fumigasi, drainase yang baik, dan rotasi tanaman.

Panen dan Pasca Panen

Umur terung yang dapat dipanen tergantung dari varietas yang ditanam. Namun, secara umum terung dapat dipanen sekitar 4 bulan atau 90 hari sejak semai. Selanjutnya selang seminggu sekali, buah terung dapat dipanen 6-7 kali. Dalam pemanenan, diperhitungkan pula lama pengangkutan sampai ke tangan konsumen. Sebaiknya terung yang dipetik adalah buah muda yang bijinya belum keras dan daging buahnya belum liat. Apabila pengangkutan memerlukan waktu lama, maka sebaiknya terung dipetik sebelum masak, tapi sudah tampak bernas (berisi). Waktu panen sebaiknya dilakukan saat pagi hari atau sore hari. Hindari waktu panen saat terik matahari karena dapat mengganggu tanaman dan membuat kulit terung menjadi keriput (kering) sehingga menurunkan kualitas.
Di Cuplik : Tips Petani

(Sumantri(sekdes)/KimPundenDonan)

Profil Desaku

Profil Desaku


Desa Donan.
Masuk dalam wilayah Propinsi Jawa Timur tepatnya di kecamatan Purwosari kabupaten Bojonegoro. Penduduk desa donan mayoritas bertani, seperti pada umumnya desa-desa lain yang ada di kecamatan Purwosari dan desa-desa di wilayah kabupaten bojonegoro. 

Keadaan Umum :
            Nama Desa                  : Donan
            Kecamatan                   : Purwosari
            Kabupaten                   : Bojonegoro
            Luas Wilayah Desa       : 293 Ha
            Jumlah Dusun               : 3
            Jumlah Penduduk          : 2.028 Org, 545 KK, 110 RTM
            Penduduk Laki-Laki     : 945 Org
            Penduduk Perempuan   : 1.083 Org
            A.        Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian :
                        1.         Petani               : 214 Org
                        2.         Buruh Tani        : 920 Org
                        3.         PNS                 : 4 Org
                        4.         Swasta             : 85 Org
                        5.         Usaha               : 13 Org
                        6.         Lainnya            : 792 Org
            B.         Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan :
                        1.         Tidak sekolah   : 103 Org
                        2.         TK                   : 66 Org
                        3.         SD                   : 1246 Org
                        4.         SMP                : 271 Org
                        5.         SMU                : 186 Org
                        6.         Sarjana             : 5 Org
            C.        Fasilitas Pendidikan
                        1.         TK/RA : 1 Unit
                        2.         SD                   : 2 Unit
                        3.         SMP                : -
                        4.         SMA                : -
                        5.         Lainnya            : 1 Unit

GEOGRAFIS DESA DONAN
            A.       SebelahTimur berbatasan dengan          : Desa Kuniran Kec. Purwosari
            B.        Sebelah Barat berbatasan dengan          : Desa Ngeper Kec. Padangan
            C.        Sebelah Utara berbatasan dengan         : Desa Sonorejo Kec. Padangan
            D.        Sebelah Selatan berbatasan dengan       : Desa Gamongan Kec. Tambakrejo

            Desa Donan terletak pada posisi 7°21'-7°31' Lintang Selatan dan 110°10'-111°40' Bujur Timur  dengan  jarak   dari  ibukota  Kabupaten   40 km,  jarak  dari    Ibukota Kecamatan 6 Km.
 KELEMBAGAAN DESA DONAN
            A.        Kepala Desa                : 1
            B.         Sekretaris Desa            : 1
            C.        Kepala Urusan             : 5
            D.        Kepala Dusun               : 3
            E.         Tata Usaha                   : 1
            F.         BPD                             : 5
            G.        Ketua RW                    : 4
            H.        Ketua RT                     : 14
NAMA DUSUN DI DESA DONAN
            A.        Dusun Donan (dengan jumlah RTM 27)
            B.         Dusun Kalitengah (dengan jumlah RTM 38)
            C.        Dusun Ngajen (dengan jumlah RTM 45)
PANJANG DAN KONDISI JALAN DESA DONAN
           A.        Dusun Donan dengan panjang jalan 8.200 m, jenis jalan lingkungan dengan                                          kondisi jalan 1.700 m paving dan 6.500 m makadam.
          B.         Dusun Kalitengah dengan panjang jalan 3.600 m, jenis jalan lingkungan                                                dengan kondisi jalan 200 m paving, 1.200 m makadam dan 2.200 m tanah.

           C.        Dusun Ngajen dengan panjang jalan 1.600 m, jenis jalan lingkungan dengan                                          kondisi jalan 600 m paving dan 1.000 m makadam.

Kim Punden Donan

Ngopi, Antara Hoby dan Kebutuhan

Mbah Ji menikmati secangkir kopi
Donan, Purwosari - Ngopi merupakan istilah yang digunakan sebagaian warga Indonesia saat sedang santai dan menikmati makanan ringan. Namun istilah ngopi ini juga bisa pada arti yang sebenarnya yaitu "minum secangkir kopi". 

Kebiasaan minum kopi di negeri ini rupanya sudah menjadi budaya turun-temurun karena dari kalangan tua hingga muda saat ini banyak yang menyukainya dan bahkan menjadikannya sebuah hobi. Agar tidak terkesan kuno dan kolot kini hampir di setiap tempat nongkrong anak muda khususnya warga desa Donan banyak menyediakan berbagai jenis minuman yang berbahan dasar kopi. Minuman yang satu ini boleh dibilang legendaris karena peminatnya tidak pandang zaman. 

Di luar negeri pun minuman ini termasuk ke dalam jajaran minuman orang kalangan atas yang hanya dapat ditemukan di kedai-kedai kopi khusus dengan berbagai jenis aroma khas berdasarkan asal tumbuhnya tanaman biji itu. Beberapa jenis kopi yang lumayan terkenal diantaranya Arabica, Robusta dan kopi luwak dan masih banyak jenis lainnya yang di bandrol dengan harga selangit. 

Berdasarkan pengamatan, budaya minum kopi kini sedang marak di kalangan anak muda, kopi adalah sebagai teman pendamping dikala begadaang di malam hari. Seperti di ketahui bahwa kandungan kafein dalam kopi lah yang dapat menghilangkan rasa kantuk maka sebagaian orang memilih meminum kopi hingga tidak sedikit dari mereka juga merasa kecanduan karena hampir setiap hari meminum kopi.

Sampai saat ini memang tidak ada larangan atau anjuran khusus mengenai kopi. Berdasarkan penelitian dengan meminum kopi dapat memberikan manfaat tersendiri bagi tubuh manusia, namun jika di konsumsi secara berlebihan kopi juga dapat menjadi racun bagi tubuh manusia. 

Selain penghilang rasa kantuk Kafein pada kopi pada dasarnya juga berfungsi sebagai aspirin atau obat penghilang rasa nyeri, oleh karena itu dalam beberapa obat kerap kali di tambah kafein sebagai penambah dosis. Dengan mengkonsumsi kopi tidak lebih dari dua gelas dalam sehari juga dapat meredakan rasa nyeri pada otot setelah bekerja.

Bahkan seperti yang dikatakan Mbah Ji salah satu warga desa Donan "aktifitas ngopi sudah menjadi kebiasaan bagi warga desa Donan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan". 

Ada empat titik dimana warga desa Donan sering melakukan aktifitas ngopi. yang masih dalam lingkup wilayah desa Donan. Bahkan di saat Bapak Camat Purwosari (Bambang Supriyanto, SH) melakukan kunjungan kerjanya di desa Donan juga sempat ikut melakukan aktifitas ngopi dan merasakan nikmatnya kopi bersama Bapak Kades Donan juga beberapa perangkat lainnya, namun sayang kami tidak sempat mengambil foto-foto beliau saat melakukan aktifitas ngopi di desa donan.

Nah bagi teman-teman yang juga hobby ngopi atau bahkan penggila kopi silahkan berkunjung ke desa kami desa Donan untuk sekedar menikmati panasnya secangkir kopi.
Tapi ingat minum kopi lebih dari dua gelas dalam sehari bagi wanita dapat meningkatkan resiko osteoporosis. Selain itu juga dapat mengurangi tingkat kesuburan pada wanita, dan bila di minum pada saat hamil dapat mengakibatkan premature atau kelahiran dini dan cacat lahir. Kopi juga dapat mendisfungsikan tubuh manusia secara langsung jika di konsumsi labih dari 80 cangkir dalam sehari (hehehe).

Dengan demikian "Ngopi" atau mengkonsumsi kopi dengan sewajarnya adalah pilihan terbaik selain agar tidak menjadikan kecanduan, bagi pecinta kopi juga tidak harus meninggalkan hobi ngopi hanya karena takut efek negatif yang di timbulkannya dari kopi itu.

Kim Punden Donan

Kabar Petani

Tanaman terong yang sudah di ganti dengan kacang tanah
Donan - Purwosari.     Hidup memang tak semudah apa yang di katakan Mario Teguh, ungkapan itu mewakili apa yang dirasakan oleh para petani yang ada di desa Donan - Purwosari, bagaimana tidak, harapan bisa meraih penghasilan yang lumayan akhirnya kandas juga, untuk musim panen sekarang ini penduduk desa Donan yang memang mayoritas menanam terong sebagian harus rela membiarkan tanaman terongnya tidak diurus. Itu semua dilakukan karena harga terong sangat tidak sebanding dengan biaya pengolahan lahan dan pemeliharaan. 

Di awal musim panen mungkin petani masih bisa merasakan hasil dari jerih payahnya selama ini, namun menginjak panen ketiga harga yang seharusnya mampu bertahan di kisaran Rp 50.000 - Rp 60.000 harus turun drastis, harapan untuk mendapatkan penghasilan dari menanam terong untuk saat-saat ini harus dikubur dulu mengingat harga terong yang turun sampai di bawah standar. 

Namun tidak semua petani terong membiarkan tanaman terongnya tidak dirawat, karena sebagian para penduduk yang menanam terong masih bertahan untuk merawat tanaman terongnya, dengan harapan harga terong bisa naik seperti yang diharapkan para petani, sebagian lagi sudah mengganti dengan tanaman lain dengan kacang tanah,  hal seperti ini sangat menjadi beban pikiran bagi para petani karena tidak menutup kemungkinan untuk tahun depan harga terong akan sama seperti periode sekarang ini, untuk musim panen ini saja harga terong turun antara Rp. 7.000 - Rp. 10.000. untuk mensikapi kondisi seperti ini para petani berharap agar pemerintah bisa memberi solusi dan mencari pemecahan masalah yang di hadapi para petani terong di desa Donan. 

Bapak H. Darmaji (kepala desa Donan) berharap agar para petani tidak berkecil hati dalam menghadapi masalah seperti ini, Beliau mengatakan agar para petani tidak pernah menyerah dengan keadaan ini, apalagi desa Donan sudah dikenal sebagai central penghasil terong, potensi seperti ini seharusnya mampu menjadi kebanggaan dan pendorong semangat bagi para petani untuk terus mengembangkan tanaman terong di tahun-tahun ke depan. (kimpundendonan)

News Scroll